Akibat Cuaca Ekstrem, Ratusan Burung Pipit mati di Cirebon

Ratusan Burung Pipit mati – Kepala Sumber Daya Alam, Jawa Barat Ammu Nurwati mengatakan, fenomena aneh yang terjadi di Cirebon terjadi, Ratusan Burung pipit mati secara tiba-tiba akibat cuaca ekstrem yang terjadi di Indonesia.

Ratusan Burung Pipit mati

Perubahan cuaca yang terjadi saat ini terjadi menang cukup ekstrim, dari cuaca kemarau ke musim hujan.
Disekitar kota Cirebon sudah mulai memasuki musim hujan yang cukup besar terjadi dalam tiga hari lalu, hujan yang turun dari pagi sampai sore hari ini di Cirebon.

Dugaan ini dikatakan oleh ahli burung yang menjelakan burung pipit yang lebih suka cuaca yang hangat ketimbang cuaca dinggi.

Namun, untuk mengetahui hasil yang lebih akurat, sampel satwa yang mati dibawa ke Balai Veteriner Subang untuk diperiksa di Labaratorium.

“saya berharap hasilnya segera keluar dan bisa mengetahui dari hasil tes tersebut penyebab kenapa burung pipit itu mati.” terangnya.

Petuga kebersihan juga menemukan 520 ekor burung pipit tergeletak pingsan dan mati di bawah pohon mangga dan sawo di depan balai kota Cirebon.

Kemudia petuga kebersihan tersebut melaporkan kejadian aneh tersebut kepada balai kota di Cirebon. Walikota yang melihat kejadian itu dengan mata kepalanya sendiri merasa aneh dengan kejadian tersebut, ia langsung memanggil dinas pangan, pertanian, kelautan dan perikanan kota Cirebon untuk di teliti lebih lanjut lagi.

Kemudia selang beberapa jam Balai besar KSDA, jabar bersama dokter hewan dari dinas pangan kota menuju lokasi kejadian dimana burung tersebut mati dan pingsan.

Dokter memeriksa dan melihat suhu di sekita pohon tersebut untuk di teliti dan dokter juga membawa burung yang sudah mati untuk di periksa dengan teliti di laboratorium di kota Cirebon nantinya.

Ia mengatakan hal ini tidak mungkin langsung cepat keluar tapi akan saya percepat pemeriksaanya, dugaan pertama saya hanya bisa mengatakan dari cuaca perubahan ekstrem yang terjadi di dunia ini. Burung pipit aslinya tidak kuat terhadap uadara digin, ia lebih suka cuaca yang hangat seperti musi kemarau, Jelas dokter.

Kronologi Ratusan Ekor Burung Pipit Ditemukan Mati

Kronologi Ratusan Ekor Burung Pipit Ditemukan MatiKronologi Ratusan Ekor Burung Pipit Ditemukan Mati

Ammy menceritakan, pada Selasa pagi, petugas kebersihan Kantor Balai Kota Cirebon menemukan 500 burung pipit mati dan pingsan di bawah pohon mangga dan sawo kecik di depan Balai Kota Cirebon.

Baca Lain: Harus Tahu! Sejarah Bencana Alam di Indonesia dan Jenisnya

Kemudian kejadian tersebut dilaporkan kepada Kepala Rumah Tangga Kantor Balai Kota Cirebon. Wali Kota Cirebon kemudian memanggil Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Cirebon untuk memeriksa kejadian tersebut. “Petugas langsung ditugaskan untuk meninjau di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas lingkungan Hidup setempat dan Balai Veteriner (B-Vet) Subang,” ucap Ammy. Kemudian pukul 15.30 WIB, Balai Besar KSDA Jabar melalui Resor Cirebon bersama dokter hewan dari Dinas Pangan Kota, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota dan Petugas Balai Veteriner Subang meninjau ke lokasi kejadian.